Iklan #sponsor · Anggota mandiri Atomy

  • Oksigen dan 5 jenis enzim
  • Tanpa pemutih fluoresen
  • Uji dermatologis Dermatest

Atomy O₂ Bubble Power · 500 g

Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit

Pemutih oksigen Atomy O2 dengan 5 jenis enzim membantu mengangkat noda sulit, membuat pakaian putih makin putih dan pakaian berwarna makin cerah.

Deskripsi dan komposisi menurut data produsen.

01Untuk apa

Putih makin putih, warna makin cerah

Pemutih oksigen Atomy O2 membantu mengangkat noda sulit dengan oksigen dan 5 jenis enzim. Pakaian putih makin putih, pakaian berwarna makin cerah, dan warna kain tetap terjaga.

Pemutih ini memiliki sertifikat Dermatest, uji dermatologis dari Jerman. Bisa dipakai untuk mencuci pakaian anak dan pakaian orang berkulit sensitif.

  1. Noda sulit

    Membantu mengangkat noda yang sulit hilang.

  2. Warna kain

    Oksigen dan 5 jenis enzim membuat pakaian putih makin putih dan pakaian berwarna makin cerah.

  3. Pakaian anak

    Bisa dipakai untuk mencuci pakaian anak dan pakaian orang berkulit sensitif.

02Oksigen

Gelembung oksigen masuk dalam ke kain

Banyak gelembung oksigen masuk jauh ke serat kain dan membantu mengangkat berbagai jenis kotoran.

Gelembung muncul saat zat pemutih terurai. Gelembung ini memecah kotoran menjadi zat yang mudah terbilas dari kain.

  • Gelembung masuk jauh ke serat kain
  • Memecah kotoran
  • Sisa kotoran mudah terbilas dari kain

03Enzim

Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit

Tiap noda punya enzim sendiri

Enzim adalah zat yang memecah kotoran. Ada lima jenis di dalam komposisinya: enzim membantu kerja pemutih dan menjaga mutu pakaian. Tiap enzim bekerja pada jenis noda tertentu.

Protease untuk noda protein, mannanase untuk bekas kosmetik dan cokelat, selulase untuk serat kecil (bulu kain), lipase untuk lemak, amilase untuk pati.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 2

    Protease

    Noda protein, misalnya dari kacang dan telur. Bekerja pada 10–30 °C.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 3

    Mannanase

    Bekas kosmetik, cokelat, dan es krim. Bekerja pada 10–30 °C.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 4

    Selulase

    Serat kecil (bulu kain). Bekerja pada 20–30 °C.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 5

    Lipase

    Noda lemak, misalnya dari daging dan minyak nabati. Bekerja pada 10–30 °C.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 6

    Amilase

    Noda pati. Bekerja pada 20–30 °C.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 7

    Noda

    Kotoran di dalam serat kain.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 8

    Gelembung oksigen

    Muncul saat zat pemutih terurai.

04Pengujian

Saus tomat, kopi, lipstik, dan 14 noda lain

Dalam pengujian, kain dengan 17 jenis noda dicuci memakai pemutih oksigen Atomy O2. Di antaranya saus, jus, kopi, tinta, lipstik, alas bedak, dan makanan bayi.

Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 9
  • Pasta cabai Korea gochujang
  • Saus pasta tomat
  • Jus jeruk
  • Susu
  • Kopi hitam
  • Tinta
  • Rumput
  • Susu kedelai
  • Jus anggur
  • Jus sayur
  • Kecap asin Korea ganjang
  • Saus tomat botolan
  • Makanan bayi
  • Lipstik
  • Alas bedak
  • Kopi 3 in 1
  • Bubur labu

Kondisi uji: mesin cuci LG bukaan depan, pencucian biasa pada 40 °C, 24 g deterjen bubuk Atomy dan 60 g pemutih Atomy O2. Noda sangat berat dan noda lama mungkin tidak hilang sepenuhnya.

05Bahan

Kelapa, jagung, dan soda dalam komposisi

Ekstrak kelapa dan jagung, soda kue, dan natrium sitrat ikut membantu proses mencuci.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 10

    Ekstrak kelapa

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 11

    Ekstrak jagung

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 12

    Soda kue

    Digunakan dalam industri pangan.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 13

    Natrium sitrat

    Bersertifikat Ecocert.

06Dermatest

Uji kulit: excellent

Pemutih ini memiliki sertifikat Dermatest dari Jerman. Dermatest melakukan uji dermatologis, yaitu memeriksa reaksi produk pada kulit, dan menguji produk secara independen.

Dalam uji sesuai standar internasional, produk ini mendapat penilaian excellent. Komposisinya tidak berisi pemutih fluoresen (pencerah optik untuk kain).

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 14

    Sertifikat tahun 2020

    Uji dermatologis pada manusia, penilaian “excellent”.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 15

    Tanpa pemutih fluoresen

    Tidak berisi pencerah optik untuk kain.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 16

    Lubang pada kemasan

    Udara lewat melalui lubang kecil sehingga kemasan tidak menggembung.

  • Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 17

    Sendok takar

    Sendok takar 40 g.

07Pemakaian

Cara mencuci noda dengan pemutih oksigen

Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 18

Larutkan pemutih dalam air dulu, baru masukkan cucian. Takaran biasa: 10 g untuk 30 L air.

Takaran berlaku untuk mesin cuci bukaan depan dan bukaan atas.

  1. Larutkan dalam air

    Larutkan produk dalam air dulu, lalu masukkan cucian. Jangan menaburkan bubuk kering ke pakaian: warna kain bisa pudar.

  2. Takar dengan sendok

    Sendok takar 40 g memiliki tanda 10, 20, 30, dan 40 g.

  3. Cucian biasa

    10 kg cucian dan 90 L air: 30 g; 7 kg dan 60 L: 20 g; 3 kg dan 30 L: 10 g.

  4. Cucian kotor

    10 kg cucian dan 90 L air: 50 g; 7 kg dan 60 L: 34 g; 3 kg dan 30 L: 17 g.

  5. Kotoran berat yang meresap

    3 kg cucian dan 30 L air: 60 g.

  6. Jangan melebihi takaran

    Jika takaran berlebihan, warna pakaian bisa berubah. Tutup kemasan rapat-rapat dan jaga agar tidak kemasukan lembap.

08Data produk

Informasi produk

Pemutih oksigen Atomy O2: oksigen dan enzim untuk noda sulit, foto 19
Nama produk
Pemutih oksigen Atomy O2 (Atomy O₂ Bubble Power)
Kode produk
R02312
Isi bersih
500 g
Takaran standar
10 g untuk 30 L air
Sendok takar
40 g
Masa simpan
2 tahun
Perhatian dalam Penggunaan
Sebelum digunakan, baca peringatan penggunaan. Ikuti petunjuk penggunaan dan takaran standar. Hindari kontak dengan mata. Jangan dihirup atau ditelan. Saat memakai produk, gunakan pelindung seperti masker dan sarung tangan. Gunakan sesuai peruntukan. Jangan digunakan bersama natrium hipoklorit dan pemutih klorin. Jangan menaburkan pemutih kering ke pakaian karena warna kain bisa pudar; larutkan produk dalam air dulu, lalu masukkan cucian. Jika takaran berlebihan, warna pakaian bisa berubah. Tutup kemasan rapat-rapat dan jaga agar tidak kemasukan lembap. Noda sangat berat dan noda lama mungkin tidak hilang sepenuhnya. Jangan menyimpan larutan pemutih dalam wadah tertutup rapat: oksigen yang terbentuk dapat merusak wadah dan menyebabkan cedera. Simpan jauh dari sinar matahari. Simpan jauh dari jangkauan anak-anak. Jangan dicampur dengan produk lain karena berisiko serius bagi kesehatan. Jangan disemprotkan ke arah orang dan hewan. Jika tertelan atau terkena mata atau kulit, produk dapat mengganggu kesehatan secara serius. Di ruang tertutup, pastikan ventilasi baik agar produk tidak terhirup. Orang dengan kulit sensitif atau kulit yang sedang luka perlu menghindari kontak lama dengan produk.
Pertolongan pertama
Jika memerlukan bantuan medis, tunjukkan wadah produk atau label kepada dokter. Jika produk mengenai tubuh, bilas bagian tersebut dengan saksama (mata, bibir, dan sebagainya). Jika tertelan, segera cari bantuan medis. Jika terkena kulit, bilas dengan banyak air dan sabun. Jika terkena mata, bilas dengan banyak air bersih; jika keluhan bertambah, hubungi dokter. Jika muncul iritasi atau bercak merah pada kulit, hubungi dokter.

Komposisi pemutih oksigen Atomy O2

Surfaktan, zat pembersih (desil glukosida kurang dari 5% (nonionik)), zat pemutih (natrium perkarbonat), tetraasetiletilendiamina, enzim kurang dari 5% (protease, amilase, selulase, lipase, mannanase), natrium hidrogen karbonat, natrium sitrat, natrium karbonat, beta-glukan, polivinilpirolidon, silikon dioksida.